Saturday, January 1, 2011

Resolution and Revolution :) Welcome 2011



Motivation, imagination, brilliance are one and the same. These are important things to catch our dreams. 

Hmm, Januari, Februari, Maret…..Desember. Coba ingat-ingat kapan di antara hari-hari itu lo pernah bersyukur saat bangun di pagi hari dengan senyum mengembang dan mengucapkan “Selamat Pagi”! Sederhana lho, tapi sapaan murah dan mudah ini ternyata punya efek dahsyat. Super Dahsyat, tepatnya (oke, ini berlebihan)! Efek sapaan “Selamat Pagi” itu bisa membuat lo senyum seharian (coba deh!). Tentu aja, hal kecil ini bisa lebih memotivasi hidup lo. Motivasi ini akan memacu darah mengalir lebih lancar ke otak dan membuat imaginasi lo menjadi lebih luas. Voila! Ide-ide brilian bermunculan.

Gue bukan tipe orang yang lincah di pagi hari. Biasanya, headset mp3 player sangat wajib ditusuk di kuping biar mata melotot macam kodok. Susu coklat juga bikin mood gue jadi enak karena bisa membuat tubuh memprodusi lebih banyak hormon Endorphin. Lari pagi sangat, sangat, dan sangat ampuh buat bikin satu harian itu jadi semangat! Oiya, ngomong-ngomong Endorphin, konon, caranya memicu hormon Endorphin (hormon yg bikin kita happy itu) ada 3:
  1. Lari, Jogging (olahraga kardiovaskuler)
  2. Makan Coklat
  3. Jatuh Cinta
Jadi, kalau lo gak sedang jatuh cinta, ya lo makan coklat aja biar mood nya sama kayak orang jatuh cinta! Tapi kalau lo takut membengkak, ya lari pagi aja. Niscaya, langkah kaki menuju kampus atau sekolah akan seringan bulu domba, bulu angsa, dan bulu-bulu-an yang lainnya!

Oke, beralih dari lari pagi. Setahun ini ada banyak perubahan yang gak bisa gue sebut satu-satu, berhubung blog ini adalah ruang publik bagi spesies Homo Sapiens yang konon katanya merupakan makhluk omnivora alias pemakan segala! Kehidupan pribadi biarlah menjadi urusan pribadi. Itulah kenapa makanya Luna Maya selalu pasang statement “No Comment”. Karena pada dasarnya, media massa itu lebih kejam daripada ibu tiri. He he he…



Pemakan segala? Ya, babi itu Omnivora!


Tahun 2010 ini ada banyaak kejadian-kejadian yang membuka mata gue bahwa dunia itu luas tapi umur dan waktu kita terbatas. Kadang kita suka memikirkan sesuatu yang besar-besar, seperti isu-isu sosial yang sebenarnya gak akan 100% terpecahkan, isu-isu negara dunia ketiga, sampai-sampai isu orang ketiga. He he he, curhat!

Tapi ada hal-hal kecil yang sebenarnya lebih asik diulik dan kadang-kadang lebih gak keliatan di mata sendiri. Hal-hal kecil itu adalah diri sendiri. Bukan individualitas yang gue maksud, tapi ortopedi diri. Eh, maksudnya introspeksi diri! Evaluasi. Itu makanya dari bangku SD (yang masih mengenal istilah “teman sebangku”), sampai bangku kuliah (yang satu meja satu bangku duduk sendirian), kita dikenalin sama yang namanya Ujian, Ulangan, atau Testing. Ya, buat apa kita belajar tapi gak tau sampai sebatas apa kemampuan kita untuk patut naik kelas.

Introspeksi kenapa Indonesia belum dikasih kesempatan untuk menang AFF. Introspeksi diri kenapa tahun ini banyak bencana alam. Introspeksi juga kenapa film horor tanpa sensor lebih banyak bergentayangan dibanding film-film macam “Petualangan Sherina” yang lebih mendidik. Mungkin, kitanya masih suka rusuh kalau nonton bola, mungkin kita masih suka kurang tulus dukung Indonesia, mungkin, mungkin, banyak deh yey…

Pikir deh sendiri :)




Think !

Patrick yang sahabatnya SpongeBob aja pernah bilang gini, “Dumb people are just blissfully unaware of how very dumb they are”.  Hmm, untuk jadi orang yang ga dumb lagi di tahun 2011 caranya ya aware sama diri sendiri dulu.


Aware sama kesehatan juga penting, tuh! Resolusi 2011 – Ciptakan Indonesia dengan angka harapan hidup yang lebih baik. Konon katanya rata-rata angka kematian penduduk Indonesia sama besarnya dengan angka kelahiran di Indonesia. Ya, tahu sendiri Indonesia termasuk negara terbesar angka kelahirannya. Mungkin sebenernya angka kematian yang ga terdeteksi sama besarnya dengan banyaknya aborsi atau besarnya angka pembuangan bayi ke sungai oleh orangtua-orangtua yang tak bertanggung jawab.


(medicalobserver.com.au)
Killerfood .

Masih dengan harapan hidup Indonesia. Mari kita ciptakan dan tunjukkan kepada dunia kalau umur orang Indonesia bisa melampaui umur rata-rata orang Jepang yang bisa sampai 100 tahun. BAHKAN LEBIH!

Ayo, mulai sadar diri periksa ke dokter gigi 6 bulan sekali, cek kolesterol, cek kesterilan air minum di rumah. Yang paling penting jaga kebugaran. Olahraga, makan-makanan berserat dan berprotein tinggi, makan buah untuk kelengkapan vitamin tubuh dan kejernihan kulit. Coba deh perhatikan berapa banyak remaja-remaja kita yang berjerawat. Bandingkan dengan kulit orang Jepang yang mulus-mulus. Selain polusi udara, kulit yang gak sehat itu asalnya dari banyaknya racun dari tubuh kita yang bikin darah kotor. Coba deh cek jajanan-jajanan. Bayangkan, banyak gorengan yang digoreng dengan minyak jelantah. Hmm, selain bisa kanker dan bikin cepat mati, efeknya jadi bikin kulit cepat rusak, keriput, alias cepat keliatan tua.




Minyak jelantah juga bisa buat bahan bakar Biofuel pesawat terbang, loh!


Resolusi 2011: Menjadikan Indonesia yang lebih sehat mental dan fisik. Berawal dari kesehatan mental dan fisik diri sendiri dulu.  Kalau setiap orang di Indonesia misalnya mengubah pola hidup dan tingkah lakunya jadi lebih sehat, maka akan jadi jutaan orang Indonesia yang kayak begitu. Semangat 2011! Mengutip dari tweet-nya kak @ayaslala,  “take a chance and make a change!”

Selamat Tahun Baru 2011  :)

No comments: